Langgam.id — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah melepas secara resmi kontingen Sumbar yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-8 KORPRI Tingkat Nasional 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Pelepasan kafilah berlangsung di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat (21/8/2026). Sebanyak 38 peserta terbaik ditetapkan mewakili Sumbar setelah melalui proses seleksi dan pembinaan yang cukup panjang.
Mahyeldi mengatakan, para peserta telah melewati proses seleksi yang ketat. Dari 367 peserta yang mengikuti seleksi awal, jumlahnya mengerucut menjadi 38 orang yang dinilai paling siap untuk membawa nama Sumbar di tingkat nasional.
“Ini telah melalui proses yang berliku dan cukup panjang. Dari 200 lebih, 300 lebih, kemudian terseleksi menjadi 38 orang. Saya kira ini lebih kurang 10 persen. Jadi sangat ramping dan sangat tajam sekali penyaringannya,” ujar Mahyeldi.
Ia menegaskan, MTQ KORPRI bukan sekadar ajang untuk mengejar prestasi dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, nilai-nilai Al-Qur’an harus mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
“MTQ KORPRI ini bukan hanya sekadar kita mengikuti musabaqah tilawatil Qur’an, tetapi bagaimana menginternalisasikan Al-Qur’an di dalam keseharian masyarakat di Sumatera Barat,” katanya.
Menurut Mahyeldi, semangat tersebut sejalan dengan falsafah kehidupan masyarakat Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), yang juga menjadi bagian dari karakter Sumatera Barat.
Untuk menghadapi MTQ KORPRI tingkat nasional, KORPRI Sumbar telah melakukan pembinaan secara intensif. Para peserta mengikuti 10 kali Training Center (TC), mendapatkan pendampingan pelatih nasional, evaluasi dan koreksi secara berkala, try out, hingga latihan mandiri.
Mahyeldi menilai persiapan tersebut menunjukkan keseriusan Sumbar dalam mempertahankan prestasi sebagai juara umum MTQ KORPRI tingkat nasional pada dua penyelenggaraan sebelumnya, yakni 2022 di Sumbar dan 2024 di Kalimantan Tengah.
“Berikan kemampuan yang terbaik. Kita sudah berikhtiar dan mempersiapkan semuanya. Selanjutnya kita serahkan hasilnya kepada Allah SWT,” ujarnya.
Selain mengejar prestasi individu, Mahyeldi juga menekankan pentingnya kekompakan dan kolaborasi seluruh anggota kafilah. Menurutnya, nilai tersebut mencerminkan semangat kebersamaan yang juga harus diterapkan dalam kehidupan birokrasi.
“Ini mengajarkan kepada kita semangat kebersamaan. Menanamkan ruhul jama’ah, amal jama’i, semangat kebersamaan, semangat kolaborasi,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh kafilah mampu menjaga nama baik Sumbar selama mengikuti kompetisi di Makassar. Peserta juga diminta tampil percaya diri, menjunjung tinggi akhlak dan sportivitas, serta menunjukkan keteladanan sebagai ASN.
Sementara itu, Ketua KORPRI Provinsi Sumbar Andri Yulika mengatakan, kontingen yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi berjenjang yang melibatkan peserta dari berbagai unsur.
“Dari sisi seleksi, pada tahap awal diikuti oleh 367 peserta yang berasal dari berbagai unsur. Setelah diseleksi jumlah tersebut mengerucut menjadi 38 peserta,” jelas Andri.
Selain 38 peserta, kontingen Sumbar diperkuat sembilan pelatih dan dua official. Dengan demikian, total kontingen yang dipersiapkan untuk mengikuti MTQ ke-8 KORPRI Tingkat Nasional di Makassar berjumlah 49 orang.
Andri mengatakan, persiapan tidak hanya dilakukan dari sisi kemampuan peserta, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan teknis dan nonteknis, seperti administrasi keberangkatan, surat tugas, koordinasi dengan instansi asal peserta, perjalanan, akomodasi, kesehatan, hingga pendampingan selama berada di Makassar.
“Kami telah berusaha mencari peserta terbaik, menyiapkan pelatih terbaik, memperbanyak kesempatan latihan, melakukan evaluasi berulang, dan mempersiapkan kebutuhan keberangkatan serapi mungkin. Selanjutnya kami mohon doa dan dukungan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” katanya.
Dengan persiapan tersebut, KORPRI Sumbar menargetkan mampu mempertahankan gelar juara umum MTQ KORPRI tingkat nasional sekaligus membawa nama baik Sumatera Barat di ajang nasional. (HER)

4 hours ago
2

















































