Langgam.id – PT Semen Padang melalui Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) mengumpulkan 326 kantong darah dalam kegiatan donor darah yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang, Rabu (19/8/2026).
Donor darah bertema “Merdeka Vibes? Donor Aja!” itu digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-357 Kota Padang.
Kegiatan diikuti karyawan PT Semen Padang, Anak Perusahaan dan Lembaga Penunjang (APLP), serta keluarga karyawan. Antusiasme peserta terlihat sejak kegiatan dimulai.
Dalam satu jam pertama, sebanyak 77 peserta telah mendonorkan darah. Jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai 231 kantong pada pukul 11.41 WIB. Hingga kegiatan berakhir, total darah yang berhasil dihimpun mencapai 326 kantong.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial keluarga besar perusahaan terhadap masyarakat.
Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan dan HUT Kota Padang tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar PT Semen Padang kepada masyarakat. Kami ingin peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT Kota Padang tidak hanya berlangsung secara seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata, yaitu donor darah yang digelar melalui SPSP,” ujar Win.
Ketua Umum SPSP Bobby Suharlah mengatakan satu kantong darah memiliki arti penting bagi keselamatan seseorang. Karena itu, ia mengapresiasi karyawan, keluarga karyawan, dan insan APLP yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PMI Kota Padang, panitia, tenaga kesehatan, sponsor dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan donor darah.
“Terima kasih atas partisipasi para pendonor dan dukungan sponsorship yang telah menyukseskan kegiatan donor darah ini,” katanya.
Bobby menyebut, berdasarkan informasi dari PMI Kota Padang, kebutuhan darah di Kota Padang mencapai sekitar 200 kantong setiap hari. Darah tersebut dibutuhkan untuk berbagai keperluan medis, mulai dari pasien operasi, korban kecelakaan, ibu melahirkan hingga pasien dengan penyakit tertentu.
Namun, kebutuhan tersebut belum selalu sebanding dengan ketersediaan darah. Dalam kondisi tertentu, PMI masih menghadapi keterbatasan stok, terutama untuk golongan darah tertentu.
“Kami sempat berbincang dengan PMI Kota Padang. Dalam sehari, kebutuhan darah mencapai sekitar 200 kantong, sedangkan jumlah yang tersedia masih sering kurang. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, kami dapat membantu meringankan beban PMI dalam memenuhi kebutuhan darah masyarakat,” ujar Bobby.
Menurutnya, keterbatasan stok darah dapat berdampak serius terhadap penanganan pasien. Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima SPSP dari PMI, pernah ada pasien yang tidak dapat diselamatkan karena golongan darah yang dibutuhkan tidak tersedia saat itu.
“Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa setiap kantong darah memiliki arti sangat penting. Darah yang didonorkan bukan sekadar angka dalam persediaan PMI, tetapi dapat menjadi harapan bagi pasien dan keluarganya dalam menghadapi kondisi darurat,” katanya.
Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z. Latif mengapresiasi PT Semen Padang dan SPSP yang kembali berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan dan membantu menjaga ketersediaan darah di Kota Padang.
Ia juga berterima kasih kepada seluruh pendonor yang secara sukarela menyumbangkan darahnya.
Menurut Zulhardi, keberadaan pendonor sukarela menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan persediaan darah. Sebab, kebutuhan darah berlangsung setiap hari, sementara darah tidak dapat diproduksi secara buatan dan hanya dapat diperoleh dari pendonor.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan persediaan darah tetap tersedia, terutama dalam menghadapi keadaan darurat. Saat ini, Unit Donor Darah PMI Kota Padang masih sangat membutuhkan tambahan stok darah. Kegiatan yang digelar PT Semen Padang melalui SPSP ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan darah bagi pasien,” ujarnya.
Zulhardi berharap kegiatan donor darah yang melibatkan perusahaan, instansi, organisasi dan komunitas dapat dilakukan secara rutin. Selain menambah persediaan darah, kegiatan tersebut juga dinilai dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor sukarela.
“Untuk itu, kami berharap kolaborasi antara PMI Kota Padang dan PT Semen Padang dapat terus dilanjutkan. Selain dapat membantu menambah persediaan darah, kegiatan sosial donor darah ini dinilai sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjadi pendonor sukarela,” katanya.
Sementara itu, Jen Riadi, salah seorang peserta dengan riwayat donor terbanyak, mengaku senang dapat kembali berpartisipasi. Sejak pertama kali mendonorkan darah pada 2013, Jen tercatat telah melakukan donor sebanyak 64 kali.
Ia mengatakan rutin mendonorkan darah karena ingin membantu sesama sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
“Kebiasaan donor darah rutin ini telah saya jalani sebelum bergabung sebagai karyawan PT Semen Padang. Alasan saya rutin donor darah adalah untuk membantu sesama dan menjaga kesehatan. Dengan donor secara teratur, tubuh akan kembali membentuk sel-sel darah baru,” ujarnya.
Jen berharap kegiatan donor darah di lingkungan PT Semen Padang dapat terus dilakukan secara berkala. Menurutnya, potensi pendonor sukarela di lingkungan perusahaan cukup besar karena banyak karyawan yang telah rutin mendonorkan darah.
“Untuk itu, kami berharap donor darah di lingkungan perusahaan dapat terus dilaksanakan secara rutin sekali dalam dua bulan,” katanya.
Sebanyak 326 kantong darah yang berhasil dikumpulkan menjadi bukti tingginya kepedulian keluarga besar PT Semen Padang terhadap sesama.
Melalui aksi tersebut, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-357 Kota Padang tidak hanya berlangsung semarak, tetapi juga diisi dengan aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (HER)

8 hours ago
9
















































