Ujian Kenaikan Tingkat, Fadly Amran: Karate Jadi Benteng Anak dari Pengaruh Gadget

12 hours ago 9

Langgam.id – Wali Kota Padang Fadly Amran menilai pembinaan olahraga, termasuk karate, penting sebagai ruang bagi anak dan remaja untuk membangun disiplin, karakter, serta kebiasaan hidup sehat di tengah tingginya penggunaan gadget.

Hal itu disampaikan Fadly saat membuka Ujian Kenaikan Tingkat-Kyu/Sabuk Semester II Tahun 2026 Lemkari Kota Padang di Gedung BKOM dan Pelkes Sumbar, Minggu (20/9/2026).

Fadly yang juga Ketua Dewan Pembina Pengurus Provinsi (Pengprov) Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Sumatera Barat (Sumbar) mengatakan, ujian kenaikan tingkat tidak semata-mata menjadi proses untuk mendapatkan sabuk baru.

Menurutnya, proses tersebut merupakan bagian dari pendidikan olahraga yang membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, keberanian, kejujuran, dan saling menghormati.

“Ujian kenaikan tingkat ini bukan sekadar proses meraih sabuk, tetapi bagian dari pendidikan olahraga yang membentuk disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan karakter bagi adik-adik karateka,” kata Fadly.

Ia menyebutkan, pembinaan olahraga semakin penting karena anak-anak dan remaja saat ini banyak menghabiskan waktu di depan gadget. Karena itu, aktivitas olahraga dapat menjadi ruang positif agar anak tetap aktif, sehat, sekaligus memiliki kesempatan untuk berinteraksi dan membangun mental yang tangguh.

“Kita ingin olahraga menjadi ruang bagi anak-anak untuk tumbuh sehat, disiplin, aktif, dan berprestasi. Hal ini terus kita gelorakan di Kota Padang melalui program Padang Balomba, sebagai bagian dari aktivasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara,” ujarnya.

Pada ujian kenaikan tingkat tersebut, sebanyak 245 karateka dari 18 dojo se-Kota Padang mengikuti proses kenaikan tingkat.

Fadly mengapresiasi konsistensi Pengprov Lemkari Sumbar dan Pengurus Cabang (Pengcab) Lemkari Kota Padang yang menjalankan pembinaan secara berkala dan berjenjang.

Menurutnya, pembinaan karate tidak hanya ditujukan untuk melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat dan jiwa kepemimpinan.

“Anak-anak Lemkari dididik menjadi pemimpin sejak usia dini dengan belajar patuh, disiplin, menghormati, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang penting untuk membentuk generasi emas kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Lemkari Sumbar Nanda Satria mengatakan, pihaknya berkomitmen memperkuat pembinaan generasi muda melalui karate, baik dari sisi prestasi maupun pembentukan karakter.

Ia meminta para karateka tidak hanya menerapkan nilai-nilai yang diperoleh selama latihan di dojo, tetapi juga membawanya ke lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Kami berharap para karateka mampu menjadi agen perubahan di sekolah dan lingkungannya masing-masing. Begitu pula berani mencegah berbagai persoalan di kalangan remaja, serta menjadi teladan bagi teman-temannya,” ujar Nanda.

Nanda juga mendorong karateka Lemkari yang nantinya menjadi delegasi Kota Padang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

“Karateka Lemkari yang menjadi delegasi Kota Padang nantinya harus menunjukkan bahwa pembinaan kita mampu melahirkan atlet berprestasi. Kami juga berharap dari generasi ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pengcab Lemkari Kota Padang Surfa Yondri, Sekretaris Umum KONI Kota Padang Tri Putra Juniadi, serta jajaran Pengprov Lemkari Sumbar. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |