KKN UMMI Berakhir, Berharap Kebermanfaatan Berlanjut

9 hours ago 6
KKN: Rangkaian KKN Kelompok 22 UMMI di Desa Nangela, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, resmi memasuki tahap akhir. FT: IST

SUKABUMI –Rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 22 Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) di Desa Nangela, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, resmi memasuki tahap akhir.

Dari 6 Juli hingga 15 Agustus 2026, mahasiswa menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, keagamaan hingga pembangunan fasilitas desa.

Lokakarya akhir KKN menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memaparkan capaian program sekaligus mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan.

Mengusung tema ‘Capaian Akhir sebagai Awal Pengabdian yang Lebih Luas’, kegiatan tersebut menegaskan bahwa berakhirnya masa KKN bukan berarti berhentinya pengabdian kepada masyarakat.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Desa Nangela, Ria Andriani mengatakan, rangkaian kegiatan yang dilakukan 19 mahasiswa diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama KKN berlangsung, tetapi juga meninggalkan dampak yang dapat dilanjutkan oleh masyarakat maupun pemerintah desa.

“Capaian akhir ini bukan menjadi akhir dari pengabdian, tetapi menjadi awal untuk pengabdian yang lebih luas. Apa yang sudah dilakukan mahasiswa diharapkan dapat memberikan manfaat dan bisa terus dilanjutkan,” kata Ria kepada Radar Sukabumi, Sabtu (15/8).

Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian adalah NENGSRI atau Nangela Sehat Mandiri.

Program ini berfokus pada upaya promotif, preventif dan deteksi dini kesehatan masyarakat melalui kolaborasi dengan Rumah Sakit Jampang Kulon, Puskesmas Pembantu (PUSTU) Desa Nangela serta Posyandu.

Berbagai kegiatan dilakukan, di antaranya cek tekanan darah rutin, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi gizi seimbang dan pencegahan stunting, monitoring anak stunting, edukasi hipertensi hingga kegiatan donor darah.

“Mahasiswa juga turut melakukan pendataan anak PAUD terkait stunting serta mendampingi kegiatan Posyandu bulanan,” ujarnya.

Di bidang pendidikan, mahasiswa menggelar sejumlah kegiatan edukatif bagi anak-anak dan remaja.

Mulai dari pembelajaran di sekolah, les Bahasa Inggris, senam anak SD, edukasi pencegahan bullying, pengenalan emosi dasar melalui film edukatif hingga sosialisasi kenakalan remaja dan pencegahan pernikahan dini melalui kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Urusan Agama (KUA).

“Sementara di bidang keagamaan, mahasiswa turut mengajar mengaji anak-anak, mengajar di madrasah serta memberikan edukasi mengenai perubahan arah kiblat kepada masyarakat bersama KUA,” paparnya.

Kontribusi mahasiswa juga diwujudkan melalui pembangunan fasilitas desa, seperti pembuatan plang gapura jalan dan renovasi WC masjid.

“Di tengah masyarakat, mahasiswa aktif mengikuti kerja bakti, kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, senam bersama warga serta berkolaborasi dengan pihak kecamatan dalam kegiatan lintas alam,” ucapnya.

Kepala Desa Nangela, Sudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 22 yang telah hadir dan ikut berkontribusi dalam berbagai kegiatan di Desa Nangela.

Ia berharap kehadiran mahasiswa selama menjalankan KKN dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan desa.

“Terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah hadir, berbaur dan memberikan kontribusi kepada masyarakat Desa Nangela. Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan selama KKN bisa memberikan manfaat dan menjadi kenangan yang baik bagi semuanya,” tutupnya. (why)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |