SUKABUMI – SMPN 8 Kota Sukabumi kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi berkarakter dan berprestasi melalui gelaran akbar Ekspansi 2026 (Ekspresi Seni dan Prestasi). Puncak acara digelar pada Selasa (10/2/2026), menandai rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak Kamis (5/2/2026) dengan berbagai lomba antarsiswa.
Acara puncak ini sekaligus menjadi momentum pembukaan resmi seluruh rangkaian kegiatan yang mengusung semangat pengembangan minat, bakat, dan kreativitas peserta didik. Iis Sofiah, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Pelaksana Ekspansi 2026, menjelaskan bahwa konsep kegiatan tahun ini dirancang lebih terarah dan berfokus pada penguatan internal sekolah.
“Hari ini merupakan puncak acara sekaligus pembukaan rangkaian Ekspansi 2026. Kegiatan telah dimulai sejak Kamis dengan berbagai lomba antarsiswa, mulai dari seni, olimpiade pelajaran, hingga olahraga,” kata Iis menerangkan.
Berbagai cabang lomba disiapkan untuk menggali kemampuan terbaik siswa. Untuk olimpiade pelajaran, mata pelajaran yang dilombakan yaitu Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia. Pemilihan ini bukan tanpa alasan, melainkan disesuaikan dengan cabang lomba yang rutin digelar Dinas Pendidikan seperti OSN.
“Kami ingin anak-anak terbiasa berkompetisi sejak dini. Dengan melombakan tiga mata pelajaran utama ini, kami berharap bisa menyiapkan bibit unggul untuk mewakili sekolah di tingkat kota,” ujar Iis.
Selain lomba akademik, kegiatan juga meliputi lomba seni, olahraga, lomba kebersihan kelas, sampai lomba bazar yang mendapat antusias tinggi dari siswa maupun orang tua. “Alhamdulillah, siswa sangat antusias. Bahkan orang tua ikut mendukung kegiatan bazar, sehingga suasana semakin meriah,” tambahnya.
Jika tahun sebelumnya lomba dibuka untuk umum dan melibatkan SD/MI se-Kota dan Kabupaten Sukabumi, tahun ini kompetisi hanya diikuti oleh siswa internal SMPN 8. Keputusan ini berkaitan dengan penggunaan dana BOS sebagai sumber pendanaan kegiatan.
“Walaupun cakupan peserta lebih kecil, namun partisipasinya justru lebih merata. Semua siswa mulai dari kelas 7 hingga 9 terlibat aktif,” tuturnya.
Tema kegiatan tahun ini, “Mewujudkan Generasi Pancawaluya yang Berkarakter dan Berprestasi”, menjadi landasan utama penyelenggaraan. Diharapkan, kreativitas siswa dapat tergali lebih dalam dan pembentukan karakter berlangsung lebih kuat.
Plt Kepala SMPN 8 Kota Sukabumi, Supriadi, menegaskan bahwa Ekspansi 2026 merupakan implementasi nyata dari visi pendidikan nasional, yakni membangun manusia Indonesia seutuhnya melalui pengembangan kognitif, afektif, dan psikomotor.
“Pembelajaran di kelas bersifat terbatas. Melalui Pekan Seni dan Prestas” jelasnya.
Meski pelaksanaannya berbeda dari tahun sebelumnya, Supriadi menilai kegiatan justru lebih meriah dan efektif karena seluruh potensi siswa digali dari dalam sekolah.
“Secara esensi, tidak ada yang berkurang. Baik intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler semuanya terwadahi. Bahkan penggalian bakat dan minat anak jadi jauh lebih mendalam,” ungkapnya.
Ini sejalan dengan penerapan kurikulum deep learning yang menekankan pembelajaran mendalam, kolaboratif, dan menyenangkan.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga meninggalkan dampak karakter yang kuat bagi peserta didik. Melalui praktik nyata seperti bazar, seni, hingga kompetisi akademik, siswa dilatih untuk mandiri, kreatif, memiliki jiwa kewirausahaan, dan mampu berinteraksi sosial secara sehat—baik secara langsung maupun digital.
Ke depan, hasil dari setiap lomba akan menjadi dasar pembinaan bakat-minat siswa untuk menghadapi berbagai kompetisi eksternal seperti FLS2N, O2SN, OSN, FTBI, dan Pentas PAI.
“Setelah juara ditetapkan, kami akan melakukan pembinaan lanjutan sebagai persiapan untuk lomba tingkat kota maupun provinsi. SMPN 8 harus siap dengan perwakilan terbaiknya,”tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, sekolah telah menyiapkan penghargaan berupa piagam, tambahan nilai bagi siswa yang berprestasi, hingga cinderamata dan alat tulis. Bahkan, beberapa siswa akan menerima uang pembinaan sebagai penyemangat untuk terus meraih prestasi.
“Reward ini kami berikan agar anak-anak semakin termotivasi. Prestasi bukan hanya tentang juara, tetapi tentang karakter dan proses,” pungkasnya. (wdy).

11 hours ago
10













































