Siswa SMAN 3 Sukabumi Lolos OSN Biologi Nasional 2026

6 hours ago 10
 Siswa SMA Negeri 3 Sukabumi, Nabil Aufa Fadhilah Hardi, bersama guru pembimbing Biologi, Ela Julaeha, usai berhasil lolos ke semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Biologi Tingkat Nasional 2026.(widi/radarsukabumi)

SUKABUMI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMAN 3 Kota Sukabumi. Nabil Aufa Fadhilah Hardi berhasil lolos ke Semifinal Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Biologi Tingkat Nasional 2026. Pencapaian tersebut menjadi bukti kegigihan Nabil dalam mengembangkan kemampuan akademiknya, khususnya di bidang biologi.

Nabil mengaku sangat bersyukur dan bahagia setelah mengetahui dirinya kembali berhasil melangkah ke tingkat nasional. Terlebih, tahun ini menjadi kesempatan keduanya mengikuti OSN hingga tingkat nasional.

“Alhamdulillah saya sangat senang. Apalagi ini tahun kedua saya bisa lolos ke nasional. Lolos semifinal saja sudah senang banget, tapi ternyata alhamdulillah jalannya bisa lebih jauh lagi,” ujar Nabil.

Perjalanan Nabil di dunia olimpiade sains sebenarnya sudah dimulai sejak duduk di bangku SMP. Saat itu, ia mengikuti OSN bidang Matematika dan berhasil lolos hingga tingkat Kota Sukabumi.

Memasuki jenjang SMA, Nabil memilih menekuni bidang Biologi. Ketertarikannya terhadap Biologi semakin kuat karena sejalan dengan cita-citanya untuk menjadi seorang dokter.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi OSN Biologi, Nabil meningkatkan intensitas belajarnya secara mandiri di rumah. Ia memperbanyak waktu belajar dan mendalami berbagai materi yang berkaitan dengan Biologi.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada OSN tahun sebelumnya, Nabil juga berhasil menembus tingkat nasional hingga menjadi finalis. Tahun ini, ia kembali mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi di tingkat nasional dengan target meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Target saya bisa mendapatkan medali,” katanya.

Guru Biologi sekaligus pembimbing OSN SMAN 3 Kota Sukabumi, Ela Julaeha, mengatakan Nabil memiliki potensi yang kuat dalam bidang akademik. Menurutnya, kemampuan berpikir logis dan daya nalar Nabil menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi kompetisi sains.

“Alhamdulillah saya melihat Nabil ini punya potensi dari segi cara berpikirnya. Logikanya juga berjalan. Dengan kemampuan seperti itu, dia mampu menjalani pembelajaran yang memang membutuhkan waktu cukup lama,” kata Ela.

Ela menuturkan, keberhasilan Nabil menembus tingkat nasional bukanlah pencapaian yang diperoleh secara instan. Tahun ini merupakan tahun kedua Nabil berhasil lolos ke tingkat nasional setelah sebelumnya juga mencapai tahap finalis.

Ia berharap pengalaman pada tahun sebelumnya dapat menjadi bekal bagi Nabil untuk meraih hasil yang lebih baik pada OSN 2026.

“Ini tahun kedua Nabil lolos ke nasional. Tahun sebelumnya juga masuk nasional sampai tahap finalis. Tahun sekarang diberi kesempatan lagi. Mudah-mudahan tahun sekarang bisa lebih bagus lagi,” ujarnya.

Saat ini, rangkaian OSN tingkat nasional telah memasuki tahap semifinal. Nabil bersama peserta lainnya masih menunggu hasil pengumuman untuk menentukan siapa saja yang berhak melanjutkan perjuangan ke babak final.

Ela menjelaskan, pada OSN tingkat nasional 2026 terdapat dua tahapan utama, yakni semifinal dan final. Setelah menyelesaikan semifinal, Nabil kini tinggal menunggu pengumuman hasil untuk memastikan peluangnya melaju ke babak final.

Dalam proses pembinaan, Nabil mendapatkan bimbingan yang sama seperti siswa lainnya. Namun, menurut Ela, ada karakter khusus yang membuat Nabil mampu berkembang lebih cepat, terutama dari sisi kedisiplinan dan intensitas belajar.

“Bimbingannya sama dengan sekolah yang lain. Hanya saja mungkin di Nabil ada karakter yang saya lihat, pola belajarnya di rumah intensitasnya lebih tinggi, lebih rajin, dan memang kemampuan nalarnya juga bagus,” tutupnya. (wdy)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |