Pembangunan serta pengembangan Sarpras pendidikan tahun 2026. (foto: Ist/Disdik Jabar)
BANDUNG – Pada tahun 2025 lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mengalokasikan anggaran lebih dari Rp619 miliar untuk peningkatan akses pendidikan bagi 249.870 peserta didik. Di tahun 2026 ini pembangunan sarana dan prasarana (Sarpras) pendidikan di Jabar kembali dilanjutkan.
Pemprov Jabar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, kini terus memperkuat pemerataan dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan serta pengembangan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai wilayah.
Pembangunan dan pengembangan satuan pendidikan dilaksanakan di 25 lokasi diberbagai kabupaten/kota di Jabar. Mencakup 22 unit sekolah baru (USB) terdiri 15 SMA, 5 SMK, 2 SLB. Selain itu, pembangunan sebanyak 3 unit gedung baru (UGB) yakni SLBN Medan Satria, SMAN 1 Pasirjambu, dan SLBN Ciparay.
Kadisdik Jabar, Purwanto menjelaskan, pembangunan dan pengembangan satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya Pemprov Jabar, hal ini untuk memastikan layanan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Pembangunan ini bukan sekadar membangun gedung atau menambah ruang kelas,” ujarnya dikutip dari laman Disdik Jabar, pada Selasa (22/9/2026).
“Yang ingin kita pastikan adalah semakin banyak anak Jawa Barat mendapatkan akses terhadap layanan pendidikan yang layak & berkualitas,” tambah Purwanto.
Menurut Purwanto, pembangunan perlu diarahkan pada wilayah yang masih membutuhkan penambahan daya tampung dan untuk penguatan fasilitas pendidikan.
“Kita terus mendorong pemerataan. Di mana kebutuhan terhadap satuan pendidikan dan ruang belajar masih tinggi, di situlah pembangunan harus hadir,” tuturnya.
Pembangunan tersebar di sejumlah wilayah di Jabar, yaitu di Pangandaran, Depok, Bogor, Bekasi, Cimahi, Sumedang, Tasikmalaya, Ciamis, Subang, Bandung, Cirebon, dan Purwakarta.
Lanjutnya, program pembangunan satuan pendidikan tersebut untuk menambah daya tampung, memperluas jangkauan layanan pendidikan, serta untuk mengurangi kesenjangan akses pendidikan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan satuan maupun fasilitas pendidikan baru
Perkuat Sarana Pembelajaran
Dikatakannya, tidak hanya membangun satuan pendidikan baru, Pemprov Jabar juga memperkuat sarana pembelajaran melalui pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan rehabilitasi ruang kelas.
Pada tahun 2026, pembangunan RKB dilaksanakan di 102 sekolah dengan total 203 ruang kelas baru, terdiri dari 114 ruang SMA, 67 ruang SMK, dan 22 ruang SLB.
Sementara itu, rehabilitasi sedang/berat dilaksanakan di 58 sekolah dengan total 114 ruang kelas, terdiri dari 75 ruang SMA, 24 ruang SMK, dan 15 ruang SLB. Secara keseluruhan, peningkatan sarpras pendidikan 2026 mencakup 160 sekolah dan 317 ruang kelas.
Purwanto menegaskan, pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas dan layanan pendidikan. “Sarpras adalah salah satu fondasi penting dalam menghadirkan pembelajaran berkualitas,” ucapnya.
“Oleh karena itu, pembangunan harus dibarengi dengan pengelolaan dan pemanfaatan yang optimal untuk kepentingan peserta didik,” pungkasnya. (Ron/Rur)

14 hours ago
14
















































