Pelajar dari Agam dan Padang Panjang Wakili Sumbar di Paskibraka Nasional 2026

19 hours ago 14

Langgam.id— Sumatera Barat kembali mengirimkan wakil terbaiknya ke tingkat nasional. Dua pelajar, masing-masing dari Kabupaten Agam dan Kota Padang Panjang, berhasil lolos seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 dan akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara.

Kedua pelajar tersebut adalah Ahmad Alfatih dari Kabupaten Agam dan Ulya Kirena Halim dari Kota Padang Panjang. Mereka menjadi dua dari enam peserta terbaik Sumbar yang mengikuti verifikasi tingkat nasional oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta pada 15–19 Juni 2026.

Keberhasilan Ahmad dan Ulya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sumatera Barat. Di tengah persaingan ketat peserta dari seluruh Indonesia, keduanya mampu menunjukkan kapasitas, disiplin, serta karakter kebangsaan yang menjadi syarat utama seorang anggota Paskibraka Nasional.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menilai capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi bagi kedua pelajar, tetapi juga mencerminkan keberhasilan pembinaan generasi muda di daerah.

“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua. Artinya, pembinaan generasi muda di Sumatera Barat berjalan baik dan mampu melahirkan putra-putri terbaik yang siap membawa nama daerah di tingkat nasional,” kata Mahyeldi, Selasa (23/6/2026).

Menurut Mahyeldi, seleksi Paskibraka bukan sekadar memilih pengibar bendera, melainkan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumbar Mursalim menjelaskan, proses seleksi Paskibraka tingkat provinsi tahun ini berlangsung secara berjenjang dan melibatkan berbagai unsur lintas lembaga.

Sebanyak 86 peserta dari 19 kabupaten dan kota mengikuti seleksi yang digelar pada 8–13 Mei 2026 di UPTD BKOM Pelkes Provinsi Sumbar. Mereka menjalani berbagai tahapan penilaian, mulai dari tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, pemeriksaan kesehatan, peraturan baris-berbaris (PBB), samapta, hingga penilaian kepribadian dan pantukhir.

“Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, enam peserta terbaik ditetapkan untuk mengikuti verifikasi tingkat nasional. Alhamdulillah, dua di antaranya dinyatakan lolos sebagai calon Paskibraka Nasional 2026,” ujar Mursalim.

Selanjutnya, Ahmad dan Ulya akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan nasional di Desa Bahagia selama sekitar 45 hari pada Juli hingga Agustus 2026. Setelah itu, keduanya akan menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan pengibar Bendera Pusaka Merah Putih di Istana Negara pada upacara peringatan kemerdekaan Indonesia.

Sementara itu, peserta lain yang lolos pada tingkat provinsi akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di UPTD BKOM Pelkes Sumbar pada 1–18 Agustus 2026.

Keberhasilan dua pelajar tersebut menambah daftar putra-putri Sumatera Barat yang dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Nasional. Capaian itu sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda di daerah tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan jiwa kebangsaan.

Bagi Sumatera Barat, kehadiran Ahmad Alfatih dan Ulya Kirena Halim di Istana Negara nanti bukan sekadar representasi daerah, melainkan simbol harapan bahwa generasi muda mampu tampil sebagai wajah bangsa yang disiplin, berintegritas, dan siap mengemban tanggung jawab di tingkat nasional. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |