Kabupaten Sukabumi Resmi Jadi Pusat Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia

13 hours ago 13
Kabupaten Sukabumi Resmi Jadi Pusat Camp Religi

CIKEMBAR – Kabupaten Sukabumi resmi menjadi pusat perhatian dunia Islam, pekan ini. Sebanyak ribuan pemuda dari berbagai belahan dunia berkumpul dalam gelaran Camp Religi Mubarakah Pemuda Masjid Dunia (World Mosque Youth) Ke-8 Tahun 2026.

Perhelatan internasional yang dipusatkan di Pusbangdai-Asrama Haji, Kecamatan Cikembar ini berlangsung selama empat hari, mulai Rabu (24/6) hingga Sabtu (27/6).

Bukan sekadar agenda perkemahan biasa, forum ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat karakter kebangsaan, membangun solidaritas global, hingga merumuskan solusi konkret umat di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.

Bupati Sukabumi, Asep Japar menegaskan, bahwa pemuda adalah tulang punggung peradaban. Di pundak generasi mudalah, tongkat estafet kepemimpinan bangsa dan umat akan diteruskan. Oleh karena itu, ia meminta fungsi pemuda sebagai garda terdepan dalam memakmurkan masjid harus terus dihidupkan.

“Masjid tidak boleh sekadar menjadi tempat ibadah ritual semata. Masjid harus menjadi episentrum peradaban, pusat pemberdayaan ekonomi umat, dan wadah pembinaan karakter generasi muda,” ujar Asep Japar saat membuka acara secara resmi, Kamis (25/6).

Asjap meyakini, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, melainkan dari kualitas moral dan spiritual masyarakatnya. Ia berharap, kehadiran delegasi dunia di Sukabumi dapat menyuntikkan energi positif bagi pembangunan daerah, sekaligus mencetak agen perubahan yang moderat dan toleran menuju Indonesia Emas 2045.

“Tunjukkan kepada dunia bahwa pemuda Islam adalah pemuda yang moderat, toleran, cerdas, inovatif, dan senantiasa membawa rahmat bagi semesta alam,” tegasnya.

Nada optimisme serupa disampaikan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), H. TB. Ace Hasan Syadzily.

Menurutnya, inisiatif yang dipimpin oleh Presiden Pemuda Masjid Dunia, Habib Said Aldi Al Idrus, ini merupakan langkah konkret yang sangat positif dalam membentuk karakter kebangsaan sekaligus menjawab tantangan global.

Ace Hasan membedah tiga poin krusial dari pentingnya forum internasional ini. Yakni, membentuk karakter dan solusi geopolitik yang berpijak pada titik kumpul pemuda lintas negara, forum ini mendorong mereka saling bertukar pikiran demi mencari solusi terbaik di tengah situasi geopolitik global yang penuh ketidakpastian.

Selain itu, juga dapat memperluas jejaring ekonomi karena diyakini kegiatan ini dapat menjadi jembatan bagi anak muda Indonesia berbasis masjid untuk memperlebar jejaring internasional demi mencapai kesejahteraan bersama.

Bukan hanya itu, hal tersebut juga dapat membangun kohesi sosial. Lantaran, pemuda masjid dituntut tidak hanya berfokus pada ibadah personal, melainkan harus menunjukkan kontribusi nyata bagi kemajuan negaranya masing-masing.

“Pemuda jangan hanya menjadi penonton. Anak muda harus kompak, mampu membangun solidaritas, dan menjadi kekuatan pokok dalam kontribusi perkembangan dunia,” ujar Gubernur Lemhannas RI tersebut.

Dari bersih masjid hingga sektor makro, Gubernur Lemhannas juga menggarisbawahi bahwa dampak kehadiran Pemuda Masjid Dunia di Sukabumi langsung dirasakan secara riil oleh masyarakat melalui berbagai aksi sosial, mulai dari aksi bersih-bersih masjid di sekitar Sukabumi hingga bakti sosial dan pemberian santunan bagi anak yatim piatu.

Melalui agenda ini, nama Kabupaten Sukabumi dipastikan akan semakin dikenal secara global.

Secara makro, Ace Hasan mengapresiasi dukungan penuh Pemda Sukabumi di bawah kepemimpinan Asep Japar. Ia mendorong pemerintah daerah agar terus memfasilitasi rumah ibadah sebagai pusat pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat.

“Pemerintah daerah harus terus mendorong rumah ibadah agar menjalankan fungsi pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan sosial ekonomi, salah satunya lewat optimalisasi potensi zakat dan wakaf,” tambah Ace.

Di sisi lain, pelaksanaan camp religi ini juga menorehkan catatan kebanggaan tersendiri bagi Indonesia atas kepemimpinan Said Aldi Al Idrus di tingkat dunia. Ace Hasan, yang juga politisi senior, menyebut eksistensi ini tidak lepas dari arahan dan binaan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

“Ini adalah bukti nyata bahwa kader-kader muda mampu memberikan dampak spektrum yang mengglobal, tidak lagi hanya di level nasional,” pungkasnya. (Den)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |