1.161 Peserta Sekolah Inspektur Polisi Angkatan 56 Resmi Digembleng di Setukpa Lemdiklat Polri

10 hours ago 8
Peserta SIP Angkatan-56-Setukpa-Lemdiklat-Polri

SUKABUMI – Sebanyak 1.161 peserta resmi mengikuti pembukaan Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-56 Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lapang Soetadi Ronodipuro, Setukpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi. Kegiatan ini, menjadi langkah strategis dalam menyiapkan calon perwira pertama Polri yang profesional dan berintegritas.

Upacara pembukaan dipimpin langsung Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak dengan dihadiri Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo, Kepala Kejari Kota Sukabumi Siti Holijah Harahap, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan tamu undangan lainnya.

“Pendidikan SIP bukan sekadar proses formal, tetapi bagian dari strategi besar Polri dalam menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di masa depan,” ungkap Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak kepada Radar Sukabumi, Kamis (25/6).

Menurutnya, Polri membutuhkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keamanan, serta menjalankan tugas kepolisian secara profesional.

Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komjen RZ Panca Putra SimanjuntakPendidikan SIP menjadi salah satu pondasi penting untuk memperkuat institusi melalui lahirnya pemimpin-pemimpin baru di tubuh Polri. “Pendidikan ini harus mampu mencetak perwira pertama yang memiliki karakter kebhayangkaraan, kompetensi modern, serta kemampuan memimpin anggota di lapangan,” tegasnya.

Selain itu, Panca juga menekankan bahwa proses pendidikan akan terus dievaluasi dan disempurnakan agar mampu menghasilkan lulusan dengan profil yang sesuai kebutuhan zaman.

“Materi yang diberikan akan berfokus pada penguatan kompetensi kepolisian modern yang berorientasi pada pelayanan publik, penegakan hukum, dan perlindungan masyarakat,” ucapnya.

Lanjut Panca, seluruh tenaga pendidik dan jajaran diminta untuk memberikan ilmu terbaik kepada para peserta didik. Peran pengajar dinilai sangat penting dalam membentuk karakter, mental, dan kapasitas kepemimpinan calon perwira.

“Para peserta diharapkan mampu menyerap setiap materi, pengalaman, serta nilai-nilai kedisiplinan selama menjalani pendidikan. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan dapat menjadi perwira yang siap menjawab berbagai tantangan masyarakat yang terus berkembang,” bebernya.

Ia menambahkan, proses pendidikan juga ditekankan harus berjalan secara bersih, transparan, dan profesional. Hal ini menjadi komitmen bersama agar kualitas lulusan SIP benar-benar terjaga dan mampu membawa citra positif bagi institusi Polri di tengah masyarakat.

“Melalui pendidikan SIP Angkatan ke-56 ini, Polri berharap lahir generasi perwira pertama yang tangguh, adaptif, dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjaga keamanan serta melayani masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (Bam)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |