Revitalisasi Pasar Raya Padang: Pemko Siapkan Parkir Terpadu dan Transaksi Digital

16 hours ago 16

Langgam.id — Pemerintah Kota Padang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dalam program revitalisasi Pasar Raya Padang. Sejumlah pembenahan sistem pelayanan juga disiapkan, mulai dari penerapan transaksi digital hingga pengembangan kawasan parkir terpadu untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, mengatakan revitalisasi pasar diarahkan untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih modern, tertata, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi transaksi keuangan.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah mendorong penggunaan sistem pembayaran digital berbasis QRIS di lingkungan Pasar Raya Padang.

“Kita akan membuat pasar senyaman mungkin. Transaksi penjualan secara digital menggunakan QRIS sudah kita komunikasikan dengan beberapa bank untuk bisa memberikan dukungan kepada pedagang di Pasar Raya,” kata Fizlan.

Menurut dia, sistem pembayaran digital akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang berbelanja tanpa harus membawa uang tunai. Selain itu, transaksi elektronik juga dinilai lebih praktis dan aman bagi pedagang maupun pembeli.

Pemerintah kota saat ini tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah perbankan, baik bank milik negara maupun swasta, untuk mendukung implementasi sistem pembayaran digital tersebut.

“Pengunjung yang tidak membawa uang tunai tetap bisa bertransaksi menggunakan QR code atau QRIS sesuai layanan perbankan yang dimiliki. Ini sedang kita siapkan bersama sejumlah bank,” ujarnya.

Selain modernisasi transaksi, penataan kawasan parkir juga menjadi bagian penting dalam revitalisasi Pasar Raya Padang. Pemerintah kota merencanakan pembangunan tiga titik parkir terpadu yang diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan perdagangan terbesar di Kota Padang tersebut.

Salah satu lokasi parkir akan ditempatkan di lantai satu dan dua Blok III yang dapat diakses melalui Jalan Pasar Baru. Sementara dua titik lainnya berada di kawasan Jalan M. Yamin, termasuk di area Kopas yang selama ini menjadi akses utama bagi pedagang dan pengunjung Pasar Raya Barat.

Menurut Fizlan, keberadaan parkir terpadu akan membuat arus kendaraan lebih tertata sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang datang berbelanja.

Tidak hanya itu, Pemkot Padang juga menyiapkan dua lokasi terminal angkutan umum untuk mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan pasar. Langkah ini dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan angkutan kota berhenti atau menunggu penumpang di badan jalan yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan.

Dua terminal yang disiapkan berada di kawasan Letter U Sandang Pangan dan bekas kompleks IWAPI.

“Ke depan tidak ada lagi angkot yang berhenti atau menunggu penumpang di badan jalan. Semua akan masuk ke terminal yang telah disiapkan,” kata Fizlan.

Revitalisasi Pasar Raya Padang menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kota Padang dalam menata pusat perdagangan kota. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, program tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan pasar yang lebih nyaman, tertib, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat modern.

Dengan konsep tersebut, Pasar Raya Padang tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi ekonomi tradisional, tetapi juga berkembang menjadi kawasan perdagangan yang lebih terintegrasi dan berdaya saing. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |