Industri AMDK Hadapi Tantangan, AMDATARA JDB Kukuhkan Kepengurusan Baru

4 hours ago 6
Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo, saat memberikan arahan dalam Musda I AMDATARA JDB di Bandung.

BANDUNG –Dalam upaya merumuskan arah organisasi, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Pengusaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten (JDB) menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) I di Hotel Sutan Raja, Soreang, Bandung. Kegiatan yang digelar Kamis (21/5) ini diikuti lebih dari 150 anggota dan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi serta memperkokoh peran industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo, menyampaikan kondisi industri AMDK saat ini menghadapi tantangan kompleks, baik dari sisi domestik maupun global. Menurutnya, industri dihadapkan pada isu pengelolaan sumber daya air, pengawasan produk ilegal, serta percepatan implementasi ekonomi sirkular. Di saat yang sama, dinamika global seperti krisis geopolitik turut berdampak pada kenaikan biaya energi, bahan baku, dan gangguan rantai pasok.

“Kondisi ini menuntut industri untuk semakin adaptif, efisien, dan inovatif. Kami berharap DPD AMDATARA JDB dapat menjadi contoh soliditas organisasi di daerah,” ujarnya.

Menjawab tantangan tersebut, Karyanto menegaskan AMDATARA terus mendorong agenda strategis, mulai dari penguatan kepatuhan terhadap standar BPOM dan SNI, implementasi ekonomi sirkular dan skema Extended Producer Responsibility (EPR), peningkatan ketahanan rantai pasok, hingga penguatan praktik pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.

Wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten disebut sebagai kontributor utama industri AMDK nasional. Karenanya, penguatan organisasi di wilayah ini menjadi fondasi penting untuk memastikan industri terus berkembang dengan menjunjung tinggi kualitas, keamanan produk, serta keberlanjutan lingkungan.

Musda I AMDATARA JDB ini juga mengukuhkan kepengurusan DPD periode 2026–2031. Zainal Abidin dari PT Tirta Investama dipercaya sebagai Ketua DPD, didampingi Aryanto dari CV Aditya Tirta Mandiri sebagai Wakil Ketua, Anda Juanda dari PT Tirta Gracia Semesta Mandiri sebagai Sekretaris, serta Oki Setiawan dari PT Patisa Chakra Mandiri sebagai Bendahara. Dewan Pengawas terdiri dari Windoedjaja (CV Tirta Astro) dan Hendra Kosasih (PT Super Wahana Techno).

Ketua DPD AMDATARA JDB terpilih, Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan serta komitmennya memperkuat peran asosiasi di tingkat daerah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada DPP AMDATARA, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh mitra yang telah mendukung terselenggaranya Musda ini,” katanya.

Zainal menegaskan, DPD AMDATARA JDB siap menjalankan agenda asosiasi, memperkuat sinergi antar anggota, serta menjalin kerja sama konstruktif dengan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industri AMDK berkelanjutan.

“Melalui Musda ini, kami berharap dapat memperkuat soliditas organisasi, melahirkan kepengurusan yang visioner, serta meningkatkan kontribusi industri AMDK dalam menjawab tantangan ekonomi, sosial, dan lingkungan ke depan,” ucapnya.

Musda I AMDATARA JDB turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Ai Saadiah Dwidaningsih, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Merrijanti Punguan Pintaria, Kepala Balai Besar POM Bandung I Made Bagus Geremetta, Kepala Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Selulosa Bandung Hendra Yetty, serta perwakilan kementerian, pemerintah daerah, supplier pendukung, dan jajaran Dewan Pengurus Pusat AMDATARA.(adv)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |