Dharmasraya Hadirkan HaloPUSPAGA, Permudah Akses Konsultasi dan Pendampingan Keluarga

21 hours ago 14

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DINSOSP3APPKB) menghadirkan inovasi digital HaloPUSPAGA untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan konsultasi keluarga, konseling, dan edukasi pengasuhan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DINSOSP3APPKB Dharmasraya, Welni Suwandi, mengatakan inovasi tersebut merupakan transformasi digital layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) agar masyarakat dapat memperoleh layanan secara lebih mudah, cepat, aman, dan tetap menjaga kerahasiaan.

“Selama ini masih banyak masyarakat yang terkendala jarak, waktu, maupun merasa kurang nyaman berkonsultasi secara langsung. Melalui HaloPUSPAGA, kami ingin memastikan layanan konsultasi keluarga, edukasi pengasuhan, dan pendampingan dapat diakses secara mudah, cepat, aman, serta tetap menjaga kerahasiaan setiap pengguna layanan,” kata Welni, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, HaloPUSPAGA dikembangkan untuk menjawab berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan PUSPAGA, mulai dari faktor geografis, keterbatasan waktu, hingga stigma yang membuat sebagian orang enggan berkonsultasi secara tatap muka dengan psikolog maupun konselor keluarga.

Menurutnya, kehadiran platform digital tersebut bukan menggantikan layanan tatap muka, melainkan melengkapi pelayanan yang sudah ada sehingga jangkauan layanan menjadi lebih luas dan fleksibel.

Melalui HaloPUSPAGA, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara daring sebagai tahap asesmen awal. Proses ini memudahkan petugas mengidentifikasi kebutuhan layanan maupun tingkat kedaruratan kasus secara lebih cepat.

Selain itu, tersedia layanan tele-counseling berbasis pesan teks yang memungkinkan masyarakat berkonsultasi dengan psikolog atau konselor keluarga tanpa harus datang ke kantor layanan. Sistem tersebut dirancang untuk tetap menjaga kerahasiaan identitas dan privasi pengguna.

HaloPUSPAGA juga menyediakan berbagai materi psikoedukasi berupa infografis dan video yang membahas pola asuh positif, ketahanan keluarga, perlindungan anak, hingga pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Seluruh materi dapat diakses masyarakat secara gratis.

Welni mengatakan sasaran layanan ini meliputi orang tua, calon orang tua, anak, keluarga, hingga para pengasuh anak yang membutuhkan informasi maupun pendampingan terkait pengasuhan dan perlindungan anak.

Ia berharap inovasi tersebut dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan PUSPAGA sekaligus mempercepat penanganan awal terhadap berbagai persoalan keluarga maupun kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kami berharap inovasi ini dapat mendekatkan layanan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas pengasuhan dalam keluarga, serta menjadi salah satu upaya memperkuat perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Dharmasraya,” ujarnya.

Pengembangan HaloPUSPAGA diawali dengan identifikasi berbagai persoalan pelayanan pada akhir 2024. Selanjutnya, DINSOSP3APPKB menyusun desain inovasi, pedoman teknis, standar operasional prosedur, membentuk tim pelaksana, membangun platform digital, hingga melakukan bimbingan teknis dan sosialisasi kepada masyarakat, sekolah, serta pemerintah nagari.

Pemkab Dharmasraya menilai inovasi tersebut akan memberikan manfaat luas, baik bagi masyarakat maupun pemerintah daerah. Selain memperluas akses layanan konsultasi keluarga, HaloPUSPAGA juga diharapkan meningkatkan efisiensi pelayanan publik berbasis digital serta mendukung peningkatan indikator Kabupaten Layak Anak (KLA).

Ke depan, DINSOSP3APPKB berkomitmen terus mengembangkan HaloPUSPAGA menjadi platform layanan yang lebih komprehensif berbasis web dan aplikasi seluler agar masyarakat, termasuk di wilayah terpencil, dapat memperoleh layanan konsultasi dan pendampingan keluarga secara optimal. (HER)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |