4 Guru Sukabumi Raih Special Awards ISTEMCC 2026, Smart Chloroplast Siap Mendunia

19 hours ago 11

SUKABUMI – Empat guru asal Kabupaten Sukabumi menorehkan prestasi membanggakan dalam Indonesian Science Technology Engineering and Mathematics Creativity Competition (ISTEMCC) 2026. Mereka berhasil meraih Special Awards melalui inovasi pembelajaran berbasis STEM bertajuk Smart Chloroplast.

Keempat guru tersebut yakni Adila Irawan guru Matematika SMPN 1 Sukaraja, Rahayu Utami guru IPA SMPN 1 Sukaraja, serta Ferry Febiansyah dan Samsul Alam, guru Teknik Jaringan dan Telekomunikasi SMKN 1 Sagaranten dengan tim pembimbing  Abdul Aziz.

Karya yang dikembangkan menggabungkan konsep sains, teknologi, rekayasa, matematika, kecerdasan buatan (AI), serta Internet of Things (IoT) untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih konkret dan interaktif.

Prestasi tersebut menjadi semakin istimewa karena tim Smart Chloroplast masuk dalam tujuh besar finalis ISTEMCC 2026 dan berpeluang menjadi wakil Indonesia dalam ajang International Mathematic Science Creativity Competition (IMSCC) 2026 di Korea Selatan yang dijadwalkan pada 30 Oktober 2026.

Adila Irawan bersama Rahayu Utami  mengaku sangat bahagia sekaligus terharu ketika mengetahui timnya berhasil meraih Special Awards ISTEMCC 2026. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi maupun tim, tetapi menjadi apresiasi atas proses, kreativitas, dan kerja keras dalam mengembangkan pembelajaran STEM yang kontekstual.

“Perasaan kami tentu sangat bahagia, terharu, sekaligus tidak menyangka ketika masuk final dan tim kami diumumkan sebagai penerima Special Awards ISTEMCC 2026,”ujar  keduanya.

Keduanya mengatakan, ide Smart Chloroplast berawal dari persoalan pembelajaran di kelas, khususnya ketika siswa mempelajari fotosintesis yang selama ini cenderung abstrak.

Melalui inovasi tersebut, konsep kloroplas dan proses fotosintesis coba divisualisasikan melalui teknologi sehingga siswa tidak hanya membaca atau melihat gambar, tetapi dapat berinteraksi langsung dengan model pembelajaran.

Produk yang dikembangkan memiliki judul “Development of a Smart Chloroplast Based on 4DFrame and Embodied AI to Explore the Photosynthetic Response of Hanjeli (Coix lacryma-jobi) Based on Leaf Color Variations.”

Adila menjelaskan, Smart Chloroplast memadukan 4DFrame sebagai media konstruksi tiga dimensi dengan Embodied AI sebagai teknologi interaktif.

Pemilihan tanaman hanjeli juga bukan tanpa alasan. Tanaman tersebut digunakan sebagai konteks pembelajaran sekaligus untuk memperkenalkan potensi hayati lokal kepada siswa.

“Smart Chloroplast berbasis 4DFrame dan Embodied AI kami kembangkan agar konsep yang abstrak dapat divisualisasikan dan dipelajari secara lebih konkret,” katanya.

Science digunakan untuk mempelajari fotosintesis, kloroplas, dan respons tanaman terhadap cahaya. Technology diterapkan melalui Embodied AI untuk menciptakan pengalaman belajar interaktif.

Sementara Engineering terlihat dalam proses perancangan dan konstruksi model Smart Chloroplast menggunakan 4DFrame. Adapun Mathematics digunakan dalam pengukuran, pengolahan data, perbandingan respons tanaman, hingga interpretasi hasil pengamatan.

Dengan pendekatan tersebut, siswa diarahkan untuk mengamati masalah, merancang solusi, membuat model, melakukan pengujian, menganalisis data, kemudian melakukan perbaikan.

Inovasi Smart Chloroplast juga telah diarahkan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA di SMPN 1 Sukaraja, khususnya untuk membantu siswa memahami konsep fotosintesis serta struktur dan fungsi kloroplas.

Adila menyebut respons siswa cukup positif. Mereka tidak hanya melihat gambar atau membaca penjelasan, tetapi dapat berinteraksi dengan model dan menghubungkan konsep pembelajaran dengan fenomena nyata pada tanaman.

“Dampaknya, pembelajaran menjadi lebih aktif dan kontekstual. Siswa terdorong untuk bertanya, berdiskusi, mencoba, dan menjelaskan kembali konsep yang mereka pelajari,” ungkapnya.

Menurut dia, bagian terpenting dari inovasi tersebut adalah mendorong siswa memahami bahwa sains bukan sekadar hafalan.“Sains dapat digunakan untuk memahami masalah nyata dan menghasilkan sebuah solusi,” ujarnya.

Keberhasilan Smart Chloroplast juga tidak terlepas dari kolaborasi lintas jenjang dan bidang keilmuan. Ferry Febiansyah dan Samsul Alam dari SMKN 1 Sagaranten  keduanya dilibatkan dalam proses pengembangan perangkat. Salah satunya menangani pengembangan teknologi, khususnya AI dan IoT. Keduanya merancang sistem cerdas, pengolahan data, konektivitas, serta perangkat sensor yang mendukung inovasi tersebut.

“Yang membuat kami tertarik adalah kesenjangan antara TKJ dan pelajaran sains. Di TKJ kita jago jaringan dan pemrograman, tetapi jarang dipakai untuk menyelesaikan masalah biologi atau lingkungan,” kata Ferry.

Pengalaman tersebut membuat siswa memahami bahwa kompetensi Teknik Jaringan dan Telekomunikasi dapat diterapkan untuk menyelesaikan persoalan di bidang lain.

“Untuk saat ini kami sedang mempersiapkan ke Korsel nanti yaitu menyempurnakan sistem AI dan IoT agar lebih stabil dan mudah digunakan, memperkuat modul pembelajaran, melakukan uji coba, serta mempersiapkan presentasi dan poster ilmiah dalam bahasa Inggris,” tuturnya.

Jika nantinya berangkat, tim akan membawa inovasi yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga mengangkat potensi lokal melalui pemanfaatan tanaman hanjeli sebagai bagian dari konteks pembelajaran.

Mereka berharap Smart Chloroplast tidak berhenti sebagai produk kompetisi. Ia ingin inovasi tersebut terus dikembangkan menjadi media pembelajaran yang semakin interaktif dan dapat digunakan oleh lebih banyak guru serta siswa.

“Kami ingin meningkatkan kemampuan Embodied AI agar siswa dapat berinteraksi dengan model secara lebih natural, misalnya melalui pertanyaan, perintah suara, atau simulasi respons tanaman terhadap berbagai kondisi cahaya,” katanya.

Ia juga berencana melakukan penelitian lebih mendalam untuk mengukur efektivitas Smart Chloroplast terhadap pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah siswa. (wdy)

Read Entire Article
Anggam Lokal| Radarsukabumi| | |