PERBAIKAN: Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kini merehabilitasi ruas Jalan Kadupugur-Cijengkol di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan. FOTO: NANDI/RADAR SUKABUMISUKABUMI- Jalan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga mulai mendapat perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kini merehabilitasi ruas Jalan Kadupugur-Cijengkol di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan.
Rehabilitasi jalan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sukabumi meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih aman, nyaman dan mendukung kelancaran mobilitas sehari-hari.
Pekerjaan yang kini berlangsung itu mencakup ruas jalan sepanjang sekitar 700 meter dengan lebar 3 meter. Pelaksanaannya dipercayakan kepada CV Inaya Mulya Selaras, dengan metode pekerjaan penetrasi lapisan Macadam Lataston Kelas A (ASS).
Di tengah aktivitas pembangunan, aspek kualitas dan keselamatan menjadi perhatian. DPU Kabupaten Sukabumi melalui pengawas lapangan secara rutin memantau proses pengerjaan untuk memastikan setiap tahapan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditentukan.
Pengawas Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Irman, mengatakan pengawasan dilakukan sejak proses pekerjaan berlangsung. Pihaknya juga terus memberikan arahan kepada pelaksana agar tidak mengabaikan standar teknis maupun keselamatan kerja.
“Selama proses pengerjaan berlangsung, kami selalu mengarahkan kepada pelaksana agar pekerjaan harus sesuai spesifikasi teknis,” ungkap Irman dalam keteranganya.
“Para pekerja juga diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), sementara rambu-rambu lalu lintas dipasang di sekitar area pekerjaan,” sambung Irman.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar cepatnya pekerjaan selesai. Keselamatan pekerja dan pengguna jalan juga harus menjadi prioritas. Terlebih, ruas tersebut tetap digunakan masyarakat selama proses rehabilitasi berlangsung.
“Untuk mencegah terjadinya kemacetan dan menjaga kendaraan tetap dapat melintas, pelaksana menerapkan sistem buka-tutup jalur,” terangnya.
“Jadi dengan sistem itu, kendaraan diarahkan melintas secara bergantian di area yang masih dapat digunakan. Pengaturan itu dilakukan agar pekerjaan tetap berjalan, sementara aktivitas masyarakat tidak terganggu secara signifikan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Yana Suryana menegaskan, DPU Kabupaten Sukabumi menegaskan rehabilitasi Jalan Kadupugur-Cijengkol bukan semata-mata mengejar tampilan jalan yang lebih baik.
“Kualitas konstruksi menjadi perhatian agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat dan seluruh pengguna jalan ikut menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki. Menurut Yana, keberadaan jalan yang layak memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Jalan bukan hanya menjadi jalur kendaraan, tetapi juga menjadi penghubung aktivitas ekonomi, pendidikan, pekerjaan hingga distribusi berbagai kebutuhan warga.
“Perbaikan ruas Jalan Kadupugur-Cijengkol merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas PU dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan,” tuturnya.
Dengan rehabilitasi tersebut, ruas Kadupugur-Cijengkol diharapkan tidak hanya menjadi lebih nyaman dilalui, tetapi juga mampu memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka ruang yang lebih besar bagi pergerakan ekonomi masyarakat.
“Dengan kondisi jalan yang semakin baik, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar sekaligus dapat menunjang aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah tersebut,” ujarnya. (Ndi)

2 hours ago
6















































